Halaman

Jumat, 26 Juli 2013

Obat Tradisonal untuk Masuk Angin

OBAT TRADISIONAL UNTUK MASUK ANGIN
Masuk angin dapat disebabkan oleh kehujanan, kurang tidur, terkena angin malam, dan perut kosong atau pencernaan terganggu. Biasanya masuk angin merupakan gejala dari adanya penyakit lain seperti influenza, gangguan pencernaan atau malaria.
Masuk angin merupakan gangguan umum yang dapat terjadi pada setiap orang.
Gejala masuk angin antara lain :
·         Tubuh terasa tidak nyaman (meriang/menggigil)
·         Selalu merasa kedinginan (terutama di ujung jari kaki dan tangan)
·         Cegukan 
·         Perut kembung
·         Mudah lelah
·         Sering mengantuk
·         Pilek 
·         Demam 
·         Diare
·         Mual dan muntah
·         Berkeringat dingin
·         Sulit untuk mengeluarkan kentut maupun bersendawa
·         Nafsu makan berkurang

Pengobatan Masuk Angin :
Ramuan tanaman Obat Herbal Tradisional masuk angin 1 :
200 gram ubi merah (dikupas dan di potong-potong), 15 gram jahe merah/jahe biasa, 1 butir biji pala (dimemarkan), 5 butir cengkeh, 10 butir kapulaga, 1 ibu jari kayu manis, 10 butir merica, dan gula merah secukupnya direbus dengan air secukupnya. Tunggu hingga airnya hangat lalu diminum dan ubinya dimakan.
Pemakaian : secara teratur 2 kali sehari.

Ramuan tanaman Obat Herbal Tradisional masuk angin 2 :
25 gram kencur, 15 gram jahe, dan 3 butir kapulaga direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc. Tunggu hingga air rebusannya hangat lalu diminum.
Pemakaian : secara teratur 2 kali sehari.

Ramuan tanaman Obat Herbal Tradisional masuk angin 3 :
2 pilah daun pepaya dicuci bersih lalu direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc. Tunggu hingga air rebusannya hangat lalu diminum.
Pemakaian : secara teratur 2 kali sehari.

Ramuan Tanaman Obat Herbal Tradisional masuk angin 4 :
80 gram daun lidah buaya, 15 gram jahe, 20 gram kencur, dan 25 gram temu lawak direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 250 cc kemudian diminum selagi hangat.
Pemakaian : secara teratur 2 kali sehari.

Ramuan tanaman Obat Herbal Tradisional masuk angin 5 :
Rebus dalam 600 ml air bahan yang terdiri dari : 30 gram lengkuas yang telah diiris-iris, 20 gram jahe yang telah diiris-iris, 2 batang serai, 10 butir cengkih, 6 butir kapulaga, dan gula aren secukupnya. Rebus hingga tersisa 300 ml, lalu saring.
Pemakaian : Minum hangat-hangat, 2 kali sehari.

Ramuan tanaman Obat Herbal Tradisional masuk angin 6 :
Rebus bahan-bahan yang terdiri dari : 25 gram lempuyang yang telah diiris-iris, 25 gram bangle, 5 gram pala yang telah ditumbuk halus, dan 1 sendok teh lada yang telah ditumbuk halus. Bahan direbus dalam 600 cc air hingga tersisa 300 cc.
Pemakaian : Minum hangat-hangat, 2 kali sehari.

Ramuan tanaman Obat Herbal Tradisional masuk angin 7 :
Siapkan bahan yang terdiri dari : 5 buah cabai jawa, 10 gram daun mint, 10 gram kulit jeruk purut, 25 gram temulawak. Bahan-bahan direbus dengan 600 ml air, hingga tersisa 300 ml air lalu disaring
Pemakaian : minum hangat-hangat, 2 kali sehari.

Sabtu, 22 Juni 2013

Gejala, Penyebab dan Pengobatan Rematik

Gejala, Penyebab dan Pengobatan Reumatik

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjCkLWyJ-A2VNLs3Eu-cFTBPsjkBRajti3cyU64t6tYaZHj0PR8Io9GBqEBRvZKA8LSj60F2O-hkNh_EbAIYQo_mSk4PEGBTTSqSfclsMOn-K7C1W58_-7z6n0xkV5VBMWkB3gQ9cTXIeo/s1600/gejala-rematik-dan-pengobatannya.jpg 

Penyakit rematik atau yang dalam bahasa medisnya disebut rheumatoid arthritis (RA) adalah peradangan sendi kronis yang disebabkan oleh gangguan autoimun.

Gangguan autoimun terjadi ketika sistem kekebalan tubuh yang berfungsi sebagai pertahanan terhadap penyusup seperti virus, bakteri, dan jamur, keliru menyerang sel dan jaringan tubuh sendiri. Selain rematik, ada banyak gangguan autoimun lain, misalnya penyakit lupus, multiple sclerosis dan diabetes tipe 1. Pada penyakit rematik, sistem imun gagal membedakan jaringan sendiri dengan benda asing, sehingga menyerang jaringan tubuh sendiri, khususnya jaringan sinovium yaitu selaput tipis yang melapisi sendi. Hasilnya dapat menyebabkan sendi bengkak, rusak, nyeri, meradang, kehilangan fungsi dan bahkan cacat.


Rematik dapat menyerang hampir semua sendi, tetapi yang paling sering diserang adalah sendi di pergelangan tangan, buku-buku jari, lutut dan engkel kaki. Sendi-sendi lain yang mungkin diserang termasuk sendi di tulang belakang, pinggul, leher, bahu, rahang dan bahkan sambungan antar tulang sangat kecil di telinga bagian dalam. Rematik juga dapat memengaruhi organ tubuh seperti jantung, pembuluh darah, kulit, dan paru- paru. Serangan rematik biasanya simetris yaitu menyerang sendi yang sama di kedua sisi tubuh, berbeda dengan osteoartritis yang biasanya terbatas pada salah satu sendi.


Ciri-Ciri Penyakit Asam Urat

  1. Sering merasa kesemutan dan linu pada sendi

  2. Nyeri yang muncul terutama pada malam hari atau pagi hari saat bangun tidur

  3. Terjadi pembengkakan di salah satu organ tubuh yang terasa sakit. Pembengkakan pada sendi, kemerahan, rasa panas dan nyeri yang luar biasa.

  4. Hiperurisemia juga dapat dijadikan suatu alasan ciri dari asam urat yang semakin berkembang. Hiperurisemia yang merupakan keadaan ketika asam urat dalam darah melebihi batas normal. Namun sebagian besar orang yang mengalami hiperurisemia tidak terserang gout atau asam urat. Gout adalah gejala dari asam urat yang berupa rasa sakit, panas, bengkak, dan warna kemerahan pada persendian.

  5. Umumnya bagian sendi tubuh yang diserang asam urat adalah lutut, siku, kaki, tangan, pergelangan kaki atau tangan dan punggung.

 

Gejala Rematik

  1. Kekakuan pada dan seputar sendi yang berlangsung sekitar 30-60 menit di pagi hari.

  2. Bengkak pada 3 atau lebih sendi pada saat yang bersamaan.

  3. Bengkak dan nyeri umumnya terjadi pada sendi-sendi tangan.

  4. Bengkak dan nyeri umumnya terjadi dengan pola yang simetris (nyeri pada sendi yang sama di kedua sisi tubuh) dan umumnya menyerang sendi pergelangan tangan.

  5. Sakit atau radang dan terkadang bengkak dibagian persendian pergelangan jari, tangan, kaki, bahu, lutut (dengkul), pinggang, punggung dan sekitar leher.

  6. Sakit rematik dapat berpindah-pindah tempat dan bergantian bahkan sekaligus di berbagai persendian.

  7. Sakit rematik biasanya kambuh pada saat cuaca mendung saat mau hujan atau setelah mengkonsumsi makanan pantangan seperti : sayur bayam, kangkung, kelapa, santan, dll.

 

Penyebab Penyakit Rematik

Salah satunya adalah masalah kekebalan tubuh yang berbalik menyerang jaringan persendian. Hal ini mengakibatkan tulang rawan di sekitar sendi menipis dan membentuk tulang baru. Pada saat tubuh digerakkan, tulang-tulang di persendian bersinggungan sehingga memicu rasa nyeri.

Rematik, hakikatnya manifestasi dari penyakit mental seperti depresi, stres, dan sebagainya. Dalam kondisi mental terganggu, otot tubuh mengalami gangguan dan ketegangan. Bila berlangsung secara terus menerus akan berakibat terbentuknya serat-serat jaringan di antara serat-serat otot. Darah yang alirannya kurang lancarpun dapat memicu terjadinya rematik, karena fungsi sebagian darah yang mengangkut sisa-sisa makanan dan kotoran tubuh menjadi berdesak-desakan sehingga menjadi kekurangan oksigen. Zat-zat polutan yang tersebar melalui udara juga dapat mengakibatkan rematik.

 

Pantangan Penderita Rematik

Sayuran:

  • Daun bayam

  • Kangkung

  • Daun Singkong

  • Daun Jambu Mete

  • Asparagus

  • Buncis

  • Kembang Kol.


Buah-buahan:

  • Durian

  • Alpukat

  • Nanas

  • Air Kelapa


Makanan/ lauk pauk:

  • Jeroan seperti hati, ginjal, limpa, babat, usus, paru dan otak

  • Makanan laut : udang, kerang, cumi, kepiting.

  • Makanan kaleng : kornet, sarden dan ekstrak daging

  • Telur

  • Kaldu atau kuah daging yang kental


Kacang-kacangan dan emping mlinjo.

  • Kacang Tanah

  • Kacang Hijau

  • Kacang Kedelai

  • Tempe

  • Tauco

  • Tauge

  • Oncom

  • Susu Kedelai


Minuman dan makanan beralkohol

  • Bir

  • Wiski

  • Anggur

  • Tape

  • Tuak


Pengobatan Rematik

Obat Tradisional Rematik 1:
Bahan-bahan :
- Daun Sendok segar (5 lembar)
- Kapur (1 Sendok makan)

Cara Pemakaian:
Campurkan daun sendok segar dengan kapur, kemudian letakan diatas bagian yang sakit, (tebalnya sekitar 5 mm). Ganti ramuan tersebut tiap 1 hari 1 malam.

Obat Tradisional Reumatik 2:
Bahan-bahan :
- Daun Kumis Kucing (4-5 lembar)
- Tanaman Meniran (4-5 buah)
- Air (3 gelas)

Cara Pemakaian:

Rebus semua bahan obat rematik diatas dalam 3 gelas air, hingga tersisa 1,5 gelas. Setelah dingin, minum air ramuan rematik tersebut 3 kali sehari (masing-masing setengah gelas).


Obat Tradisional Reumatik 3:

Bahan-bahan : 

- 6-10 ons daun serai segar beserta akarnya


Cara Pemakaian : 

Daun serai dicuci sampai bersih, kemudian rebus daun serai dengan air secukupnya. Sewaktu masih hangat airnya digunakan untuk mandi. 


Obat Tradisional Reumatik 4:

- 10 buah cabai rawit 

- Kapur sirih seujung sendok teh

- 1 buah jeruk nipis

 

Cara Pemakaian : 

Tumbuk cabai rawit sampai halus, kemudian tambahkan kapur sirih dan jeruk nipis. Aduk hingga semua bahan tercampur, lalu balurkan atau oleskan pada bagian persendian yang terasa sakit. 


Obat Tradisional Reumatik 5:

Bahan-bahan : 

- 3 lembar daun pandan wangi 

- setengah cangkir minyak kelapa

 

Cara Pemakaian :

Daun pandan segar dicuci sampai bersih kemudian diiris tipis-tipis. Seduh dengan setengah cangkir minyak kelapa yang telah dipanaskan, aduk hingga rata. setelah dingin, oleskan pada bagian tubuh yang sakit. 

 

Obat Tradisional Reumatik 6:

Bahan-bahan : 

- 5 lembar daun pandan wangi 

- 20 lembar daun serai 

- 1 sendok makan minyak kayu putih 

- 1 sendok makan minyak ganda pura

 

Cara Pemakaian : 

Daun pandan wangi sebanyak 5 lembar dan 20 lembar daun serai dicuci sampai bersih, lalu tumbuk sampai halus. Tambahkan minyak kayu putih dan minyak ganda pura. Aduk dan diremas-remas sampai rata. Ramuan ini digunakan untuk mengoles dan mengurut bagian tubuh yang terasa sakit. 

 

 

Semoga bermanfaat!!!!!

Jumat, 31 Mei 2013

Latihan Soal Uji Kompetensi Awal (UKA) Online 2013

Latihan Soal Uji Kompetensi Awal (UKA) Online 2013
oleh Wan Sulistya Putra



Sekarang ini tengah gencar-gencarnya Uji Kompetensi Awal (UKA) bagi para guru. Selain berbondong-bondong mencari informasi pelaksanaan UKA, guru-guru yang terdaftar menjadi peserta UKA juga sibuk mencari berbagai referensi dan latihan soal untuk mempersiapkan diri dalam mengikuti UKA.

Nah, jika anda ingin latihan untuk mencoba mengerjakan soal-soal Uji Kompetensi Awal (UKA) akan saya berikan contoh yang hampir mirip dengan ujian UKA online.

Hanya saja soal-soal latihan ini bukan sebagai jaminan anda semua lulus dalam Uji Kompetensi Awal (UKA) tetapi hanya sebatas membantu memberikan gambaran bagaimana pelaksanaan Uji Kompetensi Awal (UKA) itu.
Silahkan anda klik pada bagian di bawah ini.
Silahkan mencoba...
semoga sukses dalam mengerjakan soal UKA 2013,.

Oh..ya.. jangan lupa coment dan like-nya!